Kamu Akan Kembali
Malam ini langit hanya dihiasi segaris bulan dan satu bintang yang menjauh Tapi cahayamu seolah memberi jejak Menarik tanganku agar aku terus mengikutimu Aku hanya tersenyum Sebab kamu, Ya! hanya kamu. Dari sini aku dapat melihat cahaya - cahaya bak berlian pada leher gunung Katamu itu keindahan Memang benar, dan senyumku semakin merekah Namun, tiba-tiba aku kehilangan genggamanmu Kamu berbisik dalam kegelapan "Aku akan segera kembali, kelak tiba saatnya aku melingkarkan cincin di jari manismu" Lalu aku tak dapat melihat wajahmu lagi Aku tak mengerti harus mengekspresikan perasaan yang seperti apa Terisakku sendiri, pilu memikirkannya Lalu aku tertunduk, tenggelam pada malam yang pekat