Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2025

Kau Mampir Hari Ini

Gambar
Usai shalat subuh, Persiapan berdoa Tiba tiba terlintas mimpi semalam “Aku memimpikan anak pertamaku” Air mataku mengalir deras,  Mimpi itu seperti bertemu langsung, rindu cukup terobati *** Aku sedang memegangnya di hadapanku, memandang wajahnya lamat lamat seperti memastikan ini kah anakku Rin, Alisnya, tahilalat diatas alis kiri, dipelipis kiri, dihidung, dibawah bibir Bulu mata lentik Air mata tak terasa mengalir “Maafkan bunda nak” Permintaan maaf itu terlontar begitu saja tanpa mengharap jawaban “Gak apa apa bunda” Sepersekian detik memaku, agak kaget tapi kupastikan itu memang suaranya yang sudah tidak lagi aku dengar akhir akhir ini Buru buru aku ajukan pertanyaan lagi, seperti—ini mungkin kesempatan terakhir “Rin bahagia disana?” Kuperhatikan dalam dalam raut wajahnya Hanya anggukan lalu tersipu, ekspresi yang sama, seperti dulu saat aku bertanya—siapa sahabat terbaik Rin?