Untuk Papa
Sebenarnya ingin seperti ulang tahun ulang tahun kebanyakan
Mengucapkan ulang tahun tepat pukul 00.00
Tapi ovi tau, papa pasti masih lelah
Biar saja papa beristirahat dulu
Biar nanti saja seusai shalat subuh
Mengucapkan ulang tahun tepat pukul 00.00
Tapi ovi tau, papa pasti masih lelah
Biar saja papa beristirahat dulu
Biar nanti saja seusai shalat subuh
Lina di Dompu pasti sudah lebih dulu mengucapkannya, berlari dari kamarnya ke kamar papa, loncat ke tempat tidur, papa biasanya selesai shalat sedang baring baring disitu. Sekarang ovi dan annis di Malang, cuma lewat telepon Pa.
Maaf.
Maaf.
Bersama-sama ovi dan annis ucapkan "Selamat ulang tahun Papa"
Kenapa suara ovi bergetar?
Mungkin karena...
Tapi annis tetap melanjutkan... "panjang umur papa, murah rezeki, selalu sehat"
Kali ini bersamaan... "amin"
Kenapa suara ovi bergetar?
Mungkin karena...
Tapi annis tetap melanjutkan... "panjang umur papa, murah rezeki, selalu sehat"
Kali ini bersamaan... "amin"
Mungkin karena... Ovi sedang bertanya pada diri sendiri
Apakah ini layak untuk berbahagia?
Sedang ini artinya Tuhan sudah mengambil 1 tahun usia papa.
Apakah ini layak untuk berbahagia?
Sedang ini artinya Tuhan sudah mengambil 1 tahun usia papa.
Setelah mengucapkan terima kasih, kali ini papa memberi tebakan, "tebak, umur papa berapa?" ovi masih diam, tapi juga ikut menghitung. Annis terlihat sedang berpikir, senyum-senyum kecil, melipat satu persatu jarinya sambil menghitung... "49 pa?"
"masa?"
"50?" ovi dan annis meyakinkan.
"masa?"
"50?" ovi dan annis meyakinkan.
Ovi dan annis tidak menyangka, waktu ternyata benar berlalu begitu cepat
Bukankah memang seperti itu.
Bukankah memang seperti itu.
Ovi, annis, lina sayang sekali sama papa.
Papa itu baik, bijaksana, kharismatik, tegar, tegas, sayang keluarga, tampan, setia, selalu mendukung kami, pahlawan kami, semuanya buat kami
Papa itu baik, bijaksana, kharismatik, tegar, tegas, sayang keluarga, tampan, setia, selalu mendukung kami, pahlawan kami, semuanya buat kami
"jaga kesehatan Pa" baru Itu kalimat yang berani ovi ucapkan.
Lalu kami mengakhiri telepon.
Lalu kami mengakhiri telepon.
Komentar
Posting Komentar