Hujan dan Secangkir Kopi
Siang menjelang sore dan sedikit mendung
tak lama kemudian, soreku cerah
Karena terkadang mendung tak membutuhkan waktu lama
Banyak orang yang cemas bila melihat langit mendung
Katanya hujan akan segera datang
katanya hujan menghambat jemuranku kering
hujan menghambat aktifitasku
Tapi kalau dilihat dari sisi lain, sebenarnya hujan itu romantis, terutama
bagi mereka yang duduk di samping jendela sebuah kedai kopi tua
Mereka setuju,
Hujan dan secangkir kopi adalah pasangan yang sempurna
"Aku mau pelangi", seru si wanita sambil memperhatikan hujan diluar jendela
"Pelangi itu bonus...", kata si lelaki dengan tersenyum hangat
Si wanita sekarang beralih memandang laki-laki di hadapannya,
terkesima, terkagum pada tutur lelaki itu.
"...bonus yang bisa berulang kapan dia mau, hanya saja tak akan sama, mungkin tempatnya, mungkin pula waktunya", lanjut si lelaki itu.
tak lama kemudian, soreku cerah
Karena terkadang mendung tak membutuhkan waktu lama
Banyak orang yang cemas bila melihat langit mendung
Katanya hujan akan segera datang
katanya hujan menghambat jemuranku kering
hujan menghambat aktifitasku
Tapi kalau dilihat dari sisi lain, sebenarnya hujan itu romantis, terutama
bagi mereka yang duduk di samping jendela sebuah kedai kopi tua
Mereka setuju,
Hujan dan secangkir kopi adalah pasangan yang sempurna
"Aku mau pelangi", seru si wanita sambil memperhatikan hujan diluar jendela
"Pelangi itu bonus...", kata si lelaki dengan tersenyum hangat
Si wanita sekarang beralih memandang laki-laki di hadapannya,
terkesima, terkagum pada tutur lelaki itu.
"...bonus yang bisa berulang kapan dia mau, hanya saja tak akan sama, mungkin tempatnya, mungkin pula waktunya", lanjut si lelaki itu.
Komentar
Posting Komentar