Tujuh Wajah
29/9/2013
Cukup kehilangan satu kali, untuk membuat rasa sayang diantara kami kian kokoh.
Ini bukan tentang sahabat yang sekarang, ataupun yang dulu. Karena kadang kamu perlu berhenti bahkan putar haluan ketika semuanya terasa berbeda dan kamu tak bisa mengikutinya.
Tidak perlu satu atau dua, sahabat boleh banyak. Siapa yang melarang?
Pernah hati kecil menangis, manakala melihat sebuah foto, tujuh wajah mengguratkan kebahagiaan yang dulu pernah ada dua wajah lagi disitu. Aku dan dia. Jiika saja Tuhan tidak lebih menyayangi dan mengambil cepat dirinya, ia pasti tetap disana, bersama tujuh wajah. Sedang aku, masih disini. Melihat dari sini.
Komentar
Posting Komentar