Kisah Sang Penyair

Penyair telah sampai pada ujung senja
Namun tak kunjung menulis jua
Rupanya rindu ia tinggal di secarik kertas dan pena

Dan sekarang berjodoh dengan telepon-pintar
Selalu bersama, merekam cerita mereka berdua selamanya

Tamat.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kau Mampir Hari Ini

Yang paling berat dari kepergian mu…

Sebesar apa sayangnya Rin ke Bunda?