Kamu Berubah


Sore ini Haru bisa kembali melewati waktu bersama Kira. Perasaan Haru? Dia bahagia. Sungguh.

Tapi  setelah Haru sudah kembali ke rumahnya, dia termenung di pelataran rumahnya, hatinya gundah, sungguh tak enak yang dia rasakan, ada rasa bahagia namun seperti dibatasi, ia seperti berada dalam ruangan yang sempit. Setelah menarik napas dalam-dalam dan kemudian menghembuskannya, Haru mesih terlihat murung, lalu diambilnya gitar, dan mulai memainkannya.

Beberapa menit setelah itu, Haru kembali terdiam, ia memandangi ke langit biru yang dipenuhi burung berterbangan, matanya memang terus tertuju pada burung-burung di langit yang semakin lama jingga, tapi pikirannya jauh melayang di tempat lain. Bagaikan kerasukan, Haru terburu-buru meraih kertas dan sebuah pena, dan ia mulai menulis.


 ---------------------------

Ini semua untuk apa?
Ok,
Aku punya cinta, kamu juga
Tapi akan jadi apa?
Semua belum pasti, keadaan ini membelokkan semuanya, mimpi kita tak menunjukkan tanda akan menjadi nyata
Semakin lama aku terus mundur menjauhimu, memang tidak banyak langkah yang ku ambil, tidak terlalu jauh, aku masih bisa melihat matamu.
Dan kau tahu?
Susah untukku melepasmu, apalagi harus menolak kenangan untuk hadir, kenangan-kenangan itu bergerak cepat berebut mencuri perhatianku.
Tapi ada satu hal yang bisa membuatnya jadi lebih mudah. Yaitu
“kamu berubah”
Itu yang aku bisa mengerti.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kau Mampir Hari Ini

Yang paling berat dari kepergian mu…

Sebesar apa sayangnya Rin ke Bunda?