Saat Kita Hanya Bisa Merindu

Rindu itu akan semakin kuat
Rasanya seperti sesuatu melilit di dada, kian erat
Aku sudah sampai pada titik itu

Pikirku, setelah menangis, semua akan lega
Pikirku, menjemputmu dalam mimpi, rasanya bisa lega

Aku salah mengira
Ternyata rindu inilah jawabannya
Rindu yang selalu aku adukan pada Sang pemilik rasa
Yang pada saatnya, aku percaya
Ia akan menyatukan dua orang yang tak saling mencari tapi yang saling mencari jawaban padaNya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kau Mampir Hari Ini

Yang paling berat dari kepergian mu…

Sebesar apa sayangnya Rin ke Bunda?